MENGELOLA LINGKUNGAN Untuk menyelamatkan anak cucu

Peran utama dalam pembangunan tidak lain yaitu manusia. Nah,, dijaman yang serba canggih ini, teknologi juga sangat berperan dalam pembangunan. Tak bisa kita pungkiri bahwa di jaman yang modern ini teknologi bisa diartikan sebagai perpanjangan tangan kita. Teknologi pada dasarnya diciptakan untuk membahagiakan meanusia, namun kenyataannya banyak menimbulkan kesengsaraan bagi manusia. Contoh realnya bisa kita tengok pada penerapan teknologi nuklir yang mengakibatkan Hiroshima dan Nagasaki hangus berantakan, dampak negatif yang terasa pada negara maju yaitu adanya masalah pengagguran akibat pengunaan robot pada industri modern.
Jumlah penggunaan SDA semakin diperbesar akibat dari penemuan-penemuan alat-alat baru yang semakin canggih sehinga mempermudah pengurasan SDA bagi orang-orang yang rakus. Hal ini bisa berakibat adanya pencemaran lingkungan oleh limbah proses produksi dan konsumsi yang makin meningkat. Pembuangan limbah ke lingkungan banyak dilakukan oleh beberapa pihak, terlebih di negara-negara miskin dan berkembang yang belum mampu dari segi teknik maupun alat untuk mengolah limbah agar meminimalisir adanya pencemaran ke lingkungan.
Jika keadaan ini masih terus berlanjut tanpa pengendalian dan pengelolaan yang baik, maka kelangkaan dan kerusakan SDA bisa terjadi, bahkan mungkin berdampak pada kepunahan komponen hayati dalam ekosistem. Kepunahan komponen hayati menyebabkan aliran energi dalam ekosistem terganggu teman-teman, sehingga bisa saja sungai mengalami kering ring waktu kemarau dan banjir saat musim hujan. Lebih jelasnya bahwa kelangsungan populasi manusia menjadi terancam karena daya dukung lingkungan untuk kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya menjadi turun. Dengan demikian, untuk mempertahankan kelangsunan hidup manusia, dari generasi ke generasi hingga akhir jaman, perlu dilakukan pengelolaan lingkungan yang mendukung kelestarian daya dukung lingkungan, dengan wujud pembangunan yang berwawasan lingkungan.